aku ingin menjumpaimu dalam taat,
dengan hati yang masih terjaga rapat
aliran do'aku pasti bermuara
seperti milikmu terarah di ujung yang sama
aku ingin menjumpaimu dalam taat,
bukan lewat tuntutan keinginan sesaat
kusiapkan diriku untuk mendampingimu,
seperti kau siapkan diri untuk memimpinku
aku ingin menjumpaimu dalam taat,
menebus masa penantian yang telah terlewat
aku ingin menjumpaimu dalam taat,
bersama menjemput jalan barakah menuju akhirat
07.07.2015
afatsa
Tuesday, 7 July 2015
Friday, 27 March 2015
Titik Potong Dua Pasang Sepatu
Sepatu yang bagus akan
membawamu ke tempat yang bagus. Sayangnya
tidak semua sepatu terlahir dengan takdir yang bagus, kawan.
Aku lahir dengan penerimaan. Berbentuk seperti sepatu
untuk sepakbola namun tak berduri membuatku sepenuhnya sadar diri. Sepasang
kaki yang memilihku nanti mungkin menjadikanku kawan saat berolahraga. Kalau
sedikit lebih beruntung aku bisa sepenuhnya mengabdi sambil merasakan suasana
pusat kebugaran mewah.
Nyatanya perjalanan dunia seringkali tak tertebak.
Kaki-kaki kecil sekarang mengetukkanku tak sabar di lantai dingin Utrecht Central Station. Beragam pasang
sepatu melintas tak peduli. Berpasang sepatu berlalu tanpa mengindahkanku.
Mereka melangkah ke tangga menuju peron kereta. Beberapa sepatu boot berhak
tinggi dengan berbagai gaya menatapku penuh pertanyaan.
Sebuah penantian, kawan. Begitulah jawabku pada tanya
mereka yang terlontar lewat kebisuan. Aku masih terantuk-antuk di lantai.
Menandai cemas, gugup, dan ragu sepasang kaki dalam diriku.
Beberapa jeda waktu kemudian ketukan yang dari tadi
mengguncangku berhenti tiba-tiba. Seluruh berat tubuh pemilik sepasang kaki
kecil itu terfokus padaku. Ia berdiri menyambut seseorang yang ia nantikan.
Pria berkaki besar itu mengenakan boot hitam yang aku
yakin berharga mahal. Boot hitam menyapaku ramah. Sebaliknya aku merasa rendah
diri.
Sepatu yang bagus akan
membawamu ke tempat yang bagus. Tapi
apa yang akan terjadi jika dua pasang sepatu berbeda kasta bertemu?
Wednesday, 25 March 2015
Jar of Light
walk with me through the night,
without an armour you're still my lovely knight,
those jars stand as a guide,
along with the grass in that side,
along with the grass in that side,
cold and warm find their fight,
to win which part of them stay inside,
to win which part of them stay inside,
just walk with me tonight,
hold this jars of light so tight,
hold this jars of light so tight,
yet tommorow save its mistery,
like we try to heal our misery,
like we try to heal our misery,
one jar in your hand and another in me,
will they let us see the sun rise as we should be.
will they let us see the sun rise as we should be.
afatsa
23.03.2015
23.03.2015
Free translation by Doddy R
Toples Cahaya
Berjalanlah denganku menembus malam
Meski tak berpelindung kamu tetap ksatriaku tercinta
Meski tak berpelindung kamu tetap ksatriaku tercinta
Toples toples berdiri sebagai penunjuk
Bersama sepanjang ujung tepian berumput
Bersama sepanjang ujung tepian berumput
Dingin dan hangat menemukan perjuangan
demi memenangkan bagian manakah dari mereka yang menetap tinggal di dalam diri
demi memenangkan bagian manakah dari mereka yang menetap tinggal di dalam diri
Berjalanlah bersamaku malam ini
Pegangilah toples cahaya ini erat-erat
Pegangilah toples cahaya ini erat-erat
Esok pun masih menyimpan misteri
Seperti kita yang mencoba menyembuhkan luka hati
Seperti kita yang mencoba menyembuhkan luka hati
Satu toples di tanganmu dan satu padaku
Akankah mereka mengijinkan kita menyaksikan terbit matahari seperti seharusnya
Akankah mereka mengijinkan kita menyaksikan terbit matahari seperti seharusnya
#malamnarasigambarOWOP
#oneweekonepaper
#oneweekonepaper
Subscribe to:
Posts (Atom)
